Seminar Bersama #Cari_Aman di Hari Ibu

oleh

SEMARANG – Peringatan Hari Ibu menjadi momen untuk menghargai dan menghormati peran perempuan Indonesia dalam memajukan kehidupan bangsa sekaligus sebagai ibu dari anak-anak bangsa Indoensia.

Demikian besar peran ibu sehingga Main Dealer Astra Motor Jateng mengundang kader Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (PKK) dan Forum Kesehatan Kelurahan (FKK) untuk hadir dalam seminar yang diadakan di Ruang Auditorium Main Dealer di Semarang, Jumat (22/12/2023).

Bertemakan “Bersama #Cari_aman Hidup Penuh Arti”, materi disampaikan dengan metode diskusi interaktif tanya jawab apakah peserta ibu-ibu ini mengalami atau melihat gambar dari tiga rangking atas pola kecelakaan yang sering terjadi.

Diskusi menghangat karena gambar pola kecelakaan sangat dekat dengan kejadian sekitar yang memang sering mereka lihat. Berikutnya para ibu-ibu juga dijelaskan terkait apa saja perilaku berkendara tidak aman yang harus dirubah agar keselamatan bisa terjaga.

Ada fakta menarik dari riset yang telah dilakukan oleh PT Astra Honda Motor bahwa secara pengendara wanita 88% sudah menggunakan helm dengan benar dan memastikan helm terkunci, 80% perempuan berkendara sudah memiliki SIM. Namun sayangnya hanya 3% perempuan sudah training safety riding dan tentunya memiliki pengetahuan berkendara yang benar.

Oke Desiyanto dan Alfian Dian Pradana selaku Instruktur Safety Riding Astra Motor Jateng dalam kesempatan itu mengajak ibu-ibu PKK dan FKK yang hadir berkampanye memberikan pengetahuan berkendara yang benar agar memiliki perilaku berkendara mengutamakan keselamatan atau mengajak secara kolektif beberapa orang perempuan untuk ikut training safety riding dilingkungan mereka.

“Seminar ini bertujuan memuliakan dan menghormati peran ibu dengan menjaga keselamatannya agar terus membawa kebahagiaan bagi keluarganya dan memiliki hidup lebih penuh arti, raih mimpi dan kesuksesan dalam perjuangannya sebagai Ibu,” ungkap Oke.

Para ibu-ibu ini juga diajak untuk melakukan kampanye secara masif di Instagram dengan mengungkapkan apa yang didapat dari materi seminar serta mengungkapkan harapannya untuk pembelajaran ini.

Selanjutnya ibu-ibu juga diberikan tes Quiziz untuk mengukur penyerapan ilmu safety riding yang disampaikan.

“Materi yang disajikan membuat kami tersadar bahwa ketika berkendara, kami begitu dekat dengan risiko,” ucap Ibu Badriyah selaku Ketua FKK dan PKK RW 09 Kelurahan Pandean Lamper.

“Dengan memahami 3 pola kecelakaan yang dijelaskan tadi, kami jadi mengerti perilaku berkendara perempuan yang aman itu seperti apa dan bagaimana cara untuk mengutamakan keselamatan dari waktu ke waktu,” katanya.

No More Posts Available.

No more pages to load.