KPU Jateng Gelar Rapat Koordinasi Penyelesaian Dugaan Pelanggaran Kode Etik

oleh

SEMARANG – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi Jawa Tengah menggelar rapat koordinasi penyelesaian dugaan pelanggaran kode etik badan penyelenggara selama dua hari, 13-14 September 2023.

Rakor diikuti oleh 35 satker KPU kabupaten/kota se-Jateng dan melibatkan pihak-pihak terkait seperti Kejaksaan Tinggi Jateng, dan Polda Jateng.

Ketua KPU Jateng, Paulus Widiyantoro menggarisbawahi bahwa kegiatan ini seharusnya dilakukan pada awal tahapan pembentukan badan adhock, namun karena berbagai kesibukan, maupun karena adanya tahapan pada Pemilu 2024 baru dapat terlaksana pada 13-14 September 2023.

“Pentingnya kegiatan ini sebagai langkah divisi hukum dalam menambah dan meningkatkan pemahaman terkait penanganan pelanggaran potensi pelanggaran kode etik oleh badan penyelenggara,” kata Paulus dalam keterangan resminya, Jumat (15/9/2023).

Rakor yang digelar di Aula Kantor KPU Jateng tersebut, mendatangkan dua pemateri yang dibagi dalam dua sesi. Sesi pertama penyampaian materi penyelesaian pelanggaran kode etik, kode etik perilaku, sumpah janji, dan pakta integritas badan adhoc yang disampaikan oleh Muslim Aisha.

Dalam kesempatan tersebut, Muslim menyampaikan bahwa pencegahan dapat dilakukan dengan cara mensosialisasikan kode etik dan kode etik perilaku badan adhock ke internal badan penyelenggara.

Sementara sesi kedua diisi dengan kegiatan praktek simulasi sidang kode etik yang difasilitatori oleh Imam Zubaidi. Hari kedua rakor diisi dengan mereview kegiatan yang selama ini dilakukan oleh divisi hukum.

Di antaranya penyusunan regulasi, kajian dan telaah regulasi, dokumentasi hukum, advokasi hukum, pengawasan dan pengendalian internal, penyelesaian masalah-masalah hukum, kondisi anggaran divisi hukum serta rencana tindak lanjut dari kegiatan rakor ini.

No More Posts Available.

No more pages to load.